Mamuju, Sulbarkita.com -- Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) mengajak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) se Sulbar mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrim. Ia menegaskan pengentasan kemiskinan ekstrem dapat dilakukan bila Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bekerja sama.
"Mungkin kita semua di sini akan menjadi orang yang bertanggung jawab bila ini kita biarkan," ujar Gubernur SDK dalam sambutannya saat membuka Forum Konsultasi Publik dalam rangka penyusunan Rancangan Awal RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026 di Aula Andi Depu, Kantor Gubernur Sulbar, Jumat, 7 Maret 2025
Menurut SDK, banyak upaya yang bisa dilakukan untuk mengintervensi kemiskinan. Salah satu pendekatan yang diusulkan yakni pembagian tugas antara Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi. "Kita intervensi satu juta per tahun untuk satu warga. Tapi jangan semua saya yang tanggung, harus ada pembagian," ucapnya.
Dengan pola bagi peran seperti ini, SDK meyakini bahwa kemiskinan ekstrem di Sulbar dapat ditekan secara signifikan. Gubernur SDK menjelaskan bahwa kategori miskin ekstrem diukur dari tingkat konsumsi masyarakat. "Mereka mungkin bisa makan pagi, tapi belum tentu bisa makan siang atau malam. Inilah yang harus kita atasi bersama," ujarnya. ADV

Komentar Untuk Berita Ini (0)
Posting komentar