-
Bayi Nindi Febriani, Penderita Tumor Ganas asal Polman
Selasa, 02 Januari 2018 | 16:49
Polman--Sudah hampir tiga pekan Nindi Febriani, 11 bulan, terbaring lemah di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar. Putri sulung pasangan Irsal, 26 tahun, dan Nuraeni, 29 tahun itu, harus menjalani perawatan intensif karena menderita penyakit tumor sejak usianya memasuki 2 bulan.Nindi hanya dapat merintih kesakitan, karena tumor membuat suhu badannya terus memanas, daging yang.... Selengkapnya...
-
Mengapa Fresh Graduate Susah Dapat Kerja?
Jumat, 29 Desember 2017 | 10:53
Mencari pekerjaan menjadi beban baru untuk para lulusan baru (fresh graduate) dari SMA maupun universitas. Bagaimana tidak, mereka mesti bersaing dengan jutaan pelamar pekerjaan lain dari berbagai daerah. Belum lagi di antara “saingan” itu banyak yang sudah mengantongi bejibun pengalaman. Walhasil, kadang para fresh graduate mesti rela mendapat gaji rendah terlebih dulu, demi tak menyandang.... Selengkapnya...
-
Victor Matanggaran, dari Kalukku Tembus ke Belanda
Minggu, 24 Desember 2017 | 09:31
Mamuju--Victor Matanggaran, 25 tahun, kini sudah bisa bernafas lega. Sebab pendidikan pascasarjana yang ditempuhnya di University of Twente, Belanda, telah memasuki tahap akhir. Ia bersiap pulang ke Tanah Air sekitar pertengahan Januari 2018.“Saya tinggal proses legalisasi dokumen baru pulang,” kata Matanggaran saat dihubungi Sulbarkita.com Jumat 22 Desember.Rindu Matanggaran pada Tanah Air sudah cukup.... Selengkapnya...
-
Hari Antikorupsi, Abraham Samad Terngiang Petuah Baharuddin Lopa
Kamis, 21 Desember 2017 | 21:09
Hari anti korupsi sedunia belum lama berlalu, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad tak pernah melewatkan momentum itu untuk merefleksikan kembali perjalanannya dalam memberantas korupsi. Salah satunya dengan mengingat memorinya bersama mendiang Jaksa Agung Baharuddin Lopa. Abraham adalah salah satu murid kesayangan Lopa kala berstatus mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin. Wajar bila Abraham banyak merekam.... Selengkapnya...
-
Sulitnya Mengganti Peran Dukun di Mamuju Utara
Kamis, 14 Desember 2017 | 01:29
Mamuju Utara--Agnes Norvin, 39 tahun, ingat betul bagaimana masyarakat menolak kehadirannya sebagai bidan di Pusat Kesehatan Masyarakat (puskesmas) Desa Randomayang, Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat. Saat menyambangi rumah para ibu hamil di wilayahnya, kalimat nyinyir sering diterimanya. Bahkan pernah beberapa kali diusir.Padahal Agnes datang dengan suka rela alias tak berharap balasan jasa. Semua.... Selengkapnya...
-
Kisah Pilu Nenek Jamilah di Lemo Susu
Selasa, 12 Desember 2017 | 01:07
Polman – Sudah lebih seabad usianya, tapi Jamilah tampak cekatan mengumpulkan ranting kayu kering di beranda rumahnya. Jemarinya yang keriput dimakan usia, bukan petanda apa-apa bagi semangatnya. Warga Desa Lemo Susu, Kecamatan Limboro, Polewali Mandar, Sulawesi Barat itu, masih kuat mematahkan ranting-ranting yang ia kumpulkan menjadi beberapa bagian.Setelah dirasanya cukup, Jamilah membawa ranting.... Selengkapnya...
-
Kepala Desa Ini Ajak Warga Budidaya Holtikultura
Jumat, 08 Desember 2017 | 22:48
Kepala Desa Bonde-bonde, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Nuruddin, tak mau jadi pemimpin yang biasa saja. Setelah dilantik menjadi kepala desa 29 November lalu, ia akan mengenalkan budidaya tanaman holtikultura (jangka pendek) seperti cabai ke warganya. “Tipe tanaman ini menguntungkan karena cepat panen dan pemasarannya mudah,” kata dia pekan ini.Tak tanggung-tanggung, ia juga berencana.... Selengkapnya...
-
Awas! Praktek Kotor Money Politic di Pilkades
Sabtu, 14 Oktober 2017 | 01:30
Tempo hari, saya berbincang dengan sejumlah warga di suatu desa di Majene, Sulawesi Barat. Pembahasan menyinggung soal “serangan fajar” terkait pemilihan pemimpin politik di suatu daerah. Maklum saja, Pilkades serentak yang melibatkan 39 desa, bakal berlangsung di wilayah ini pada 15 Oktober. Soal serangan fajar pun menjadi topik hangat yang sering diperbicangkan. Menurut mereka, disebut serangan.... Selengkapnya...
-
Waspadai 'Serangan', Ratusan Polisi Patroli di Majene
Jumat, 13 Oktober 2017 | 09:22
MAJENE--Kepolisian Resort Majene menurunkan 217 orang personilnya untuk mencegah pelanggaran-pelanggaran dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Majene, Sulawesi Barat. Pelanggaran yang diwaspadai salah satunya adalah 'serangan fajar' atau politik uang yang kini menghantui para calon. "Kami menyiagakan personil untuk patroli di setiap desa dalam rangka mencegah semua bentuk pelanggaran tersebut," kata Kapolres Majene AKBP Asri Effendy.... Selengkapnya...
-
Tersangka Korupsi, Ini Sosok Ketua DPRD Sulbar
Kamis, 05 Oktober 2017 | 14:12
Publik Sulawesi Barat geger. Pasalnya, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat menetapkan pucuk pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulbar sebagai tersangka korupsi pada Rabu 4 Oktober 2017. Mereka adalah Ketua DPRD Sulbar Andi Mappangara (AM), dengan tiga wakilnya yakni Hamzah Hapati Hasan, H Harum, serta Munandar Wijaya (MW). "Kejati Sulselbar menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan.... Selengkapnya...
